* Sepanjang aku bercerita, Sepanjang perjalanan cintaku yang kandas..*
Dengan keadaan hatiku yg bimbang tak tentu arah, cinta yang membuatku terpuruk, aku lepaskan pergi karna ku yakin dia yang menyerah tanpa perjuangan cintanya untukku dan merelakan aku pergi darinya, tapi nyatanya dia kembali lagi tapi dalam keadaanku yang telah mati rasa, tanpa cinta untuknya dan sudah menikmati kesendirianku di tinggal olehnya..aku tak ingin menerimanya kembali karena seseuatu alasan yang menyakitkan yaitu sedih ataupun kasian melihat keadaannya, itu sama saja aku tak ikhlas untuk hatiku sendiri..jika iya aku kembali padanya, adakah cinta seperti dulu? adakah sama perjalanan cinta yang dulu ku nikmati, sepertinya tidak, karna aku tau rasa ini sudah beda.
Aku tutup mataku untuk kesekian kalinya, merenung dan meresapi apa yang salah dan apakah aku yang salah? Aku mencoba tenang dalam setiap tindakan ku, tapi aku bimbang..Aku dilema.
Dan entah kenapa, aku tetap saja berkata * aku ingin sendiri dan tenang *
Begitu banyak fikiran dan resapan yang keluar masuk di otakku, dan entah berapa kali aku mendengar dan melihat dia datang menangis dan memintaku untuk kembali padanya. entah kenapa juga aku tak luluh sedikitpun. Apa perasaan ini? apa isi hati ini? dia yang ada 2 tahun ini...dia yang selalu ada, dan kenapa aku benar-benar mati rasa..aku begini juga karna dia, aku begini juga karna sifatnya,
Kenapa dia begitu sayang dan cinta ke aku? tapi kenapa sekarang? kemana selama satu bulan ini? kemana selama ini dia pergi dan menghilang? kenapa sedari dulu dia tak begini padaku?
Sebenarnya aku tau besar alasan mengapa dia pergi dan bagiku itu hanyalah alasan lama, dia sayang dialah berusaha, haruskan aku yang selalu mencarinya, apakah aku yang harus berusaha? aku lelah dengan gaya pacaran seperti ini, Aku capek hati.
Sekarang dia hadir hatiku sudah mati rasa, Pengemisan cintanya sudah biasa, tangisan saat keluar dari matanya memang membuatku ikutan sedih, aku memang luluh tapi bibirku tetap saja berkata tak ingin kembali. Kata-kata itu memang benar adanya, dan terasa di dalam kehidupan cintaku saat ini, untuknya...
* Apa yang bukan milik kita terlihat lebih indah, sesuatu yang sudah tidak ada bakalan lebih terasa, rasa kehilangan hanya bakalan ada jika kamu pernah ngerasa memilikinya...dan penyesalan selalu datang terlambat! *
Bagiku semua jelas rasa ku mati sudah, berapa kalipun aku mencoba meresapi semuanya, mengingat baik jelek sifatnya dan sifatku, bibirku juga tak mau kalah tetap mengucapkan tak ingin kembali.
untuk dia yang pernah ada...~ Ya Tuhan...berikanlah dia perempuan yang lebih baik dariku, setidaknya dia bisa melupakanku..
Ya Tuhan...maafkanlah aku, maafkan aku..dengan hatiku yang mungkin jahat padanya, aku masih bingung Tuhan, apakah rasa ini ~ dan semoga keputusan ku ini bukan keputusan yang salah. Aku ingin perpisahan dan keputusan yang indah..
:')
Tidak ada komentar:
Posting Komentar