# Selasa, 19.04.10
Waktu itu aku off..kerja,
Berbeda dari biasanya yang bersama
teman2 atau pacar, off ini aku habiskan waktuku yang bersama keluargaku..
dan tanpa kusadari inilah off
terakhirku bersama mama.. :'(
Dimulai dari siang hari, tepatnya jam
setengah 11 siang, mama memintaku untuk membeli sesuatu yang entah susah banget
di sebutkannya, padahal sesuatu itu adalah indomie...untuk makan siang kami
karena mama gak pergi belanja tadi pagi..aku yang sedikit menggodanya tapi di
akhiri dengan marah dan diam darinya..
akupun sadar, aku salah..aku berpaling
dan cepat membeli beberapa bungkus indomie untuk makan siang, dengan modal 10
ribu dari mama akupun ke warung dekat rumah,
Setelah itu akupun datang membawa
indomie, mama cepat memasukkannya ke dalam air yang sudah mendidih sembari
menunggu membeli tadi,
aku dan adik2 ku menunngu indomie masak
di ruang tv, mama keluar masuk dapur dan kembali ke tuang tv yang mendengar aku
marah2 melihat tingkah adik2 ku yang sungguh menyebalkan, di mulai dari
berkelahi sampai teriak2an terdengar terus menerus dari makhluk2 kecil ini..
kali itu mamaku diam saja hanya melihat
dan tidak bersuara, tidak seperti biasanya yang balik berteriak. Agak sedikit
aneh dan aku tidak terlalu memikirkannya,
Setelah masak dan kamipun makan di
depan tv, mama berkata “ ya ampun, sudah jam 11, cepat yuk,…cepat, papa nanti
nunggu “ kata mama tegas ke kami yang menyantap indomie serta nasi, Papa tidak
bersama kami karena papa duluan pergi..dan kebetulan hari ini aku sekeluarga
akan berpergian ke rumah baru yang akan di tempati, berhubung rumah yang kami
tempati sekarang adalah rumah kontrakan yang akan habis masa kontraknya besok
kata mama.
Tepat pukul 12 siang saat matahari
tengah terik2nya to the maxx volume, kami melaju pergi dengan aku yang membawa
motor beat milikku, ..rumah baru begitu jauh..sampai pada akhirnya aku dan mama
sampai di depan komplek rumah itu. Terlihat papa yang sedang membangun area
dapur sedikit untuk menambah karena rumah agak kurang besar dari rumah
sebelumnya.
Saat sore, mama menginginkan goreng
pisang, mama lalu mengajakku berkeliling komplek untuk mencari penjual goreng
pisang yang papa bilang ada di ujung komplek, tetapi sayang sesampai di tempat
bibi goreng pisang, kami kurang beruntung karena goring pisang telah
habis..mama dan aku balik ke arah rumah dan melewati rumah karena mama masih ingin
mencari cemilan, mama mengajakku lagi mencari ke warung, warung berada di depan
komplek, aku dan mama membeli biscuit roma sebungkus besar serta kue gula2
merah jambu yang ternyata agak sedikit lemaw saat adik2 ku memakannya di rumah,
mungkin karena sudah kelamaan di warung..
Mama kembali memintaku menemaninya ke
warung tadi lagi, mama mau membeli softek katanya,
Mama memang sedikit berubah lantraran
suka lupa dengan sesuatu yang akan di beli atau yang ada di otaknya, sehingga
mama susah untuk menyebutkan sesuatu yang dimaksudkannya. Aku dan papa suka
terkadang mengejeknya, itulah kesalahan kami, tapi saat itu mama berbeda, mama
membalas dengan berkata “ ihh..emang laa ya, anak sama papa sama aja.. awaas ya
ngejek2 “ mama tersenyum dan balas mengejek kami diikuti kami yang juga
tertawa.
Sekitar jam 6 sore kami pulang ke rumah, dalam perjalanan aku dan mama berhenti membeli sate untuk makan malam kami.
malam itu bulan begitu terang dan bulan, sungguh malam yang indah.. :) mama memanggil salah satu adikku " oiek..sini coba lihat bulannya " kata mama saat berada di depan rumah menikmati indahnya malam dengan bulan yang terang.. bukan hanya Oiek, aku dan ochen adik ku paling kecilpun keluar ingin melihat bulan yang memang indah pada malam itu,
saat mulai menunjukkan pukul 7 malam, aku stay di depan tivi, karena ada film india kesukaan aku oleh Shah Rukh khan... :) mama memang kurang begitu suka dan mama mulai tidur awal di depan tivi seperti setiap malamnya...bersama adik2 ku juga papa, entah kenapa dari awal tinggal mereka tidak suka tidur di kamar utama, lebih suka di depan tivi, dan hanya aku yang berbeda, tetapi malam itu aku juga ikutan tiduran di depan tivi, karena film india habis tengah malam jam 12-an,
aku tidur di samping mama dan memandangi wajahnya yang tertidur nyenyak banget, saat film selesai aku tidak menyadari aku tertidur di samping mama, dan bangun ingin muntah rasanya masuk angin :'( aku muntah...keluar semua makanan tadi...aku membangunkan mama dan meminta air hangat, mama diam saja dan kembali tidur, berbeda yang biasanya sungguh perhatian, setelah enakan aku kembali tidur ke kamar ku, sekitar subuh jam setengah 4, aku kelaur kamar lagi dan tidur di samping mama lagi, aku tidak tenang dengan perasaanku yang tidak nyaman.. :'( aku membangunkan mama lagi dan memintanya untuk memijatkan kepalaku yang benar2 pusing, mama berkata " kamu..ni mama juga pusing! " mama berkata judes tapi bagiku itu sudah biasa, dengan tangan kanannya memijat kepalaku kuat...tak seperti biasanya, tanpa sadar akupun tertidur..jam 5 pagi aku terbangun dan kembali bangkit dan pindah ke kamarku lagi, sampailah besok pagi.
# Rabu, 20.04.10
Pagi ini aku terbangun dengan nada sms dari Ika temanku, tidak seperti biasanya mendengar kicauan adik2 kecilku di pagi hari karena mereka mau sekolah, seminggu ini mereka liburan sekolah...jadi mereka tidak menggangguku di pagi hari, aku masih mengantuk dengan wajah yang kusut dan rambut acakan, aku mendengar papa berbicara memanggil manggil mama yang tidak menyahut " ma..papa pergi ya " kata papa saat mau mengambil mobil buat pindahan, mama ternyata masih tiduran di depan tivi menghadap ke arah kiblat " ma...mama " panggil papa dan menghampiri serta mengguyuk badan mama.
" mama...mama " kata papa semakin panik dan keras karena mama tak mau bangunkan diri, saat itulah akupun cepat keluar kamar yang tidak terkunci dan tertutup. aku melihat mama kaku dengan nafas yang sedikit, memcoba membuka mata, tetapi matanya tak mau terbuka hingga mama meneteskan air mama...kedua tangannya menggenggam ke depan seolah olah memeluk diri sendiri karena menggigil, nafasnya terdengar kecil, dan papa memintaku untuk tetap menghangatkan mama dengan memberikan selimut tebal, papa pun mengambil balsem untuk mengurut urut badan mama yang kaku, papa memintaku untuk meminta bantuan para tetengga juga menyuruhku menelpon keluarga serta kakak2 mama, aku melihat ke adik2 ku yang menangis tidak berhenti, papa juga sibuk menelpon sana sini, menelpon tanteku yang bekerja di rumah sakit..memintanya membawakan ambulans ke rumah.. aku juga panik, dan terburu buru memanggil bantuan para tetangga.
saat aku sudah berada di rumah lagi, aku sudah melihat bude dan pakdeku di dekatnya, sambil membacakan doa2, bude melihatku dan menangis, Ambulans lalu datang dan mereka membawa mama, aku melaju dengan motor beatku, entah kenapa aku tidak ikut dengan ambulans..
di ruang UGD, semua sudah ramai...kakak2 mama, bude, om...ramai melihat mama di periksa, karena mungkin mama sudah menghembuskan nafas terakhir saat di rumah, saat bude melihat aku dan dia menangis.
aku masuk ke ruang UGD pas dengan pak dokter berkata " ini sudah meninggal ya , kita bawa keluar " kata pak dokter membuat semua histeris termasuk aku yang terdiam, terasa duniaku menghilang seketika, aku tidak bisa meneteskan air mata, rasanya beku dan mati rasa...ya Allah..inikah jalanmu? aku melihat mayat mama di bawa keluar dan di tangisi seluruh keluarga, adik2 ku menangis histeris dan di rangkul bude yang juga menangis, aku terduduk di depan pintu UGD, dan termenung, aku bergegar membuka hp dan mulai menelpon mantan pacarku yang baru saja putus kurang lebih sebulan denganku..
Aku berjalan mendekati mama yang sudah pucat tanpa nyawa, dan masih di kelilingi para keluarga, papa mengikutiku dari belakang " ma...mama bangun ma..mama....ocha udah pesan gelang coklat untuk mama, buat ultah mama, bangun laah ma! " kataku lirih menangis di rangkul tanteku yang juga menangis... 27 April seminggu lagi mama ulang tahun, gelang itu sudah kurencanakan. papa pun membisikkan mama " ma...bangun ma, ingat ocha ma, oiek, ochen...ma...bangun, bangun dev...idis gak bisa dev, kehilangan devi..bangun ma " sambung papa dan menangis, aku barukali itu melihat papa menangis deras.
kami membawa mama ke rumah embah...dan akan di makamkan di pemakaman dekat rumah embah, rumah kediaman ibu dan bapak mamaku, temanku yang kusapa bunda datang ke rumah sakit sampai ke rumah embah, dia yang akan menjadi kepala jalan untuk teman2ku di depstore datang nanti.
ramai yang datang, mulai dari teman2ku yang tidak habis2 nya datang, para keluarga dari papa, termasuk mama, para tetangga, juga teman2 mama sedari kerja dulu,
aku mencoba tegar saat mencium mama yang terakhir, saat itu mama sudah selesai dimandikan... :'( jadi tidak boleh menangis, kasian mama sampai aku menangis.. :'(
aku mulai mencium tangannya dan memohon maaf, kakinya...surga di telapak kakinya, serta cukup lama di bagian kening, membuat semuanya mengangkat aku.. Papa, adik2ku , serta keluarga terdekat juga melakukan hal yang sama. Saat abang sepupuku yang paling dekat dengan mama akan mencium mama dia menangis dan tidak kuat " tante..kenapa terlalu cepat...tante!!! " katanya menangis dan mamanya menarik abangku menjauhkannya dari mamaku, dari belakang dia terus saja menangis " tante cepat banget ma! " serunya berkata pada mamanya yang merupakan kakak dari mamaku
Saat tiba di pemakaman hari yang sangat panas menyengat. matahari to the maxx volume, tiba2 cuaca berubah teduh dan mendung.... kuasa Allah untuk mamaku :'), pemakaman selesai hari kembali lagi panas ...
Malam ini sungguh berbeda, dan ini adalah malam pertama tanpa mama.. :'(, bulan itu masih cantik bersinar..seperti malam kemarin yang aku saksikan bersama mama,....
aku menangis di dalam hatiku yang sepi padahal ramai sepupuku menemani dan merangkul di dekatku.
aku tidak pernah menyadari.. mama begitu cepat pergi, dia sangat berarti di dalam hidupku, mama adalah duniaku... mama pergi terasa duniaku menghilang
Kami menyayangi mama.....sangat menyayanginya, tapi Allah lebih menyayanginya... :')
mom...we always love u.... :) we always pray for you...you are always stay in ours hearts...forever,
you are ours everything... :')

Tidak ada komentar:
Posting Komentar